3 Masalah Seksual Pria yang Harus Diwaspadai

Masalah seksual bisa terjadi pada siapa saja, termasuk bagi para pria. Sering kali pria kesulitan mendapakan kenikmatan seksual karena berbagai permasalahan yang terjadi pada fungsi organ seksual. Ada banyak permasalahan yang membuat aktivitas intim bersama pasangan menjadi tidak berjalan lancar. Nah, berikut ini setidaknya ada 3 jenis masalah seksual pria yang kerap terjadi. Dari sekian banyak permasalahan seksual yang terjadi pada fungsi organ intim pria, setidaknya ada 3 masalah seksual yang kerap dialami oleh pria dewasa, yaitu:

1. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi dikenal juga dengan sebutan impotensi, yaitu suatu kondisi dimana penis mengalami kesulitan untuk melakukan ereksi secara optimal. Ketidakmampuan penis melakukan ereksi tersebut akan membuat aktivitas seks menjadi terganggu. Secara umum, kondisi disfungsi ereksi meliputi:

  • Sulit mencapai ereksi atau tidak bisa berereksi ketika berhubungan intim.
  • Sulit mempertahankan ereksi.
  • Dapat melakukan ereksi, namun penis kurang keras sehingga pria mengalami kesulitan melakukan penetrasi.
  • Gagal bereksi total.

Gejala Disfungsi Ereksi

Pria yang mengalami disfungsi ereksi akan mengalami gejala umum yaitu ketidakmampuan melakukan ereksi atau mempertahankannya. Hal tersebutlah yang akhirnya membuat durasi hubungan seksual menjadi cepat berakhir dan tidak memuaskan.

Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi atau impotensi tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Terjadinya kerusakan saraf pada penis, sehingga menyebabkan aliran darah menjadi tidak berjalan lancar.
  • Gangguan hormon.
  • Efek operasi seperti operasi panggul atau bagian perut, operasi prostat, hingga terapi radiasi.
  • Penyakit kronis seperti diabetes, stroke, dan penyakit tulang belakang.
  • Efek obat-obatan, seperti obat antidepresan atau jenis obat penenang lainnya.
  • Kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi alkohol, malas berolahraga, hingga makanan tak sehat.

Terapi dan Obat

Secara medis, disfungsi ereksi diatasi dengan terapi dan pemberian obat-obatan. Mulai dari melakukan tes darah, tes urin, USG (Ultrasound), hingga uji psikologis untuk mengetahui penyebab impotensi/disfungsi yang dialami. Selanjutnya dokter akan memberikan resep obat yang harus Anda konsumsi sesuai dosis dan aturan minumnya.

Tak hanya pemberian obat, disfungsi ereksi juga diatasi dengan melakukan terapi testosteron hingga melakukan operasi alat kelamin, jika sudah dalam kondisi parah. Anda juga bisa mengatasi disfungsi ereksi dengan menggunakan tanaman herbal seperti Ginkgo, L-arginine, Ginseng Merah, dan Yohimbine.

2. Menurunnya Gairah Seksual

Masalah selanjutnya yang kerap dialami pria yaitu menurunnya gairah seksual (lemah syahwat). Pria yang tidak memiliki gairah seks, tentunya akan membuat aktivitas seksual berlangsung cepat dan tidak memuaskan. Hal ini biasanya dapat memicu keretakan hubungan pasangan suami istri karena tidak mampu memberikan kepuasan seksual pada pasangannya.

Gejala Penurunan Gairah Seksual

Beberapa tanda yang perlu Anda kenali bahwa Anda mengalami masalah penurunan gairah seksual.

  • Kesulitan melakukan ereksi.
  • Produksi sperma saat ejakulasi menjadi rendah.
  • Mengalami rambut rontok.
  • Fisik mudah lelah.
  • Mood (suasana hati) menjadi tidak stabil.

Penyebab Menurunnya Gairah Seksual

  • Kelebihan berat badan

Penurunan gairah seksual bisa terjadi karena adanya kelebihan lemak di dalam perut. Biasanya kerap dialami oleh pria yang menderita obesitas. Hal tersebut dikarenakan pria dengan berat badan berlebihan mempunyai tingkat hormon testosteron yang lebih rendah.

  • Kekurangan cahaya

Tahukah Anda, cahaya bisa memengaruhi tingkat seksualitas pria dewasa. Pria yang kurang menerima cahaya, cenderung menghasilkan hormon testosteron yang lebih rendah, dibandingkan dengan pria yang mendapatkan cahaya yang cukup. Cahaya yang diterima dapat membantu menghasilkan hormon Luteinizing yang juga berpengaruh pada kadar hormon testosteron.

  • Kebiasaan Mengorok

Tidur mengorok atau mendengkur bisa menimbulkan gejala Sleep Apnea, gangguan tidur yang berpengaruh pada kadar testosteron. Berdasarkan sebuah penelitian, produksi hormon testosteron mengalami peningkatan ketika Anda tidur. Sayangnya, dalam kondisi mengorok justru menyebabkan penurunan hormon testosteron.

Cara Mengobati Masalah Penurunan Gairah Seksual

Saat Anda mengalami masalah tersebut, lakuan beberapa cara penanganan sebagai berikut:

  • Istirahat yang cukup.
  • Melakukan hubungan seksual dengan suasana atau tempat yang berbeda.
  • Menggunakan pengobatan herbal seperti ramuan bawang putih.

3. Masalah Seksual Ejakulasi

Masalah yang kerap terjadi yaitu ejakulasi dini, padahal ada dua jenis ejakulasi lainnya yang juga kerap terjadi pada pria, yaitu ejakulasi tertunda dan ejakulasi retrograde. Ejakulasi dini merupakan kondisi ejakulasi lebih cepat ketika berhubungan seksual. Hal tersebutlah yang akhirnya membuat hubungan seksual cepat berakhir.

Kondisi tersebut kebalikan dari ejakulasi tertunda, dimana pria membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berhasil mencapai klimaks atau berejakulasi. Bahkan dalam beberapa kondisi, pria tidak mampu melakukan ejakulasi sama sekali. Sedangkan, ejakulasi retrograde merupakan kondisi ejakulasi yang justru masuk ke dalam kandung kemih ketika orgasme.

Gejala Pria Mengalami Masalah Ejakulasi

Gejala yang ditimbulkan berbeda-beda tergantung jenis masalah ejakulasi yang dialami. Pria yang mengalami ejakulasi dini, biasanya mencapai orgasme kurang dari 2 menit setelah melakukan penetrasi. Sedangkan pria yang mengalami masalah ejakulasi tertunda, pria mengalami kesulitan melakukan ejakulasi. Bahkan mereka membutuhkan rangsangan selama setidaknya 30 menit hingga lebih. Sementara, bagi Anda yang mengalami masalah ejakulasi retrograde, Anda dapat melakukan ejakulasi. Namun, sperma yang dihasilkan tidak keluar akan tetap masuk ke dalam kandung kemih ketika sedang berhubungan seksual.

Penyebab Masalah Seksual Ejakulasi

Secara umum, masalah ejakulasi disebabkan dan dipicu oleh beberapa hal, di antaranya:

  • Kondisi fisik dan psikologis
  • Stress
  • Cemas
  • Kelelahan
  • Pengaruh obat-obatan tertentu
  • Perawatan medis tertentu
  • Efek operasi.

Cara Mengatasi Masalah Seksual Ejakulasi

Secara umum, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ejakulasi dini, di antaranya:

  • Latihan dasar panggul atau senam kegel.
  • Mengaplikasikan anestesi pada kulit penis secara langsung.
  • Minum obat untuk mengatasi masalah ejakulasi.
  • Memanfaatkan tanaman herbal seperti kulit kayu manis, panax ginseng, dan cengkeh.

Goodman Solusi Permasalahan Seksual Pria

Goodman merupakan jenis obat kuat tahan lama yang banyak digunakan oleh pria dewasa yang mengalami masalah seksual. Terbuat dari bahan alami 100% tanpa tambahan bahan kimia berbahaya, membuat Goodman aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi pemakainya.

Obat kuat ini tersusun atas bahan-bahan herbal kualitas terbaik seperti Peru Ginseng, Tribulus Terrestris Spurs, dan Shark Cartilage. Bahan-bahan tersebut bekerja secara maksimal dalam satu produk obat kuat yaitu Goodman. Dengan mengonsumsi Goodman, berbagai permasalahan seksual dapat diatasi. Anda akan mendapatkan tingkat keperkasaan yang lebih tinggi dan terhindar dari berbagai masalah fungsi seksual.

Ada banyak masalah seksual pria yang kerap mereka alami. Namun, ketiga masalah di atas merupakan masalah yang paling sering dialami oleh pria dewasa. Kenali gejala dan sebabnya, serta lakuan pengobatan sesegera mungkin saat Anda merasakan tanda-tanda permasalahan seksual mulai terjadi pada tubuh Anda. Jaga kesehatan seksual Anda untuk mengurangi risiko terkena gangguan fungsi seksual yang parah.

Posting ini terakhir diubah pada 6 Oktober 2019 8:10 PM

Pembesar Goodman: Jual obat pembesar alat vital penis alami Goodman USA. Informasi pemesanan, hubungi kami di +6281226600202
Tulisan Terkait